Minggu, 04 Juli 2010

A. PROFIL PT. INTERNATIONAL CHEMICAL INDUSTRY

PT. International Chemical Industry (INTERCALLIN) merupakan perusahaan penghasil batu baterai dengan merek dagang “ABC”. Bermula sebagai perusahaan keluarga, PT. International Chemical Industry menjelma menjadi perusahaan bertaraf internasional dengan 3 pabrik moderen. Pabrik pertama berdiri di Medan dengan nama PT. EVERBRIGHT pada tahun 1959, kemudian pada 1968 didirikan pula pabrik di Jakarta dengan nama PT. International Chemical Industry. Seiring meningkatnya permintaan produk, PT. International Chemical Industry mendirikan pabrik di Surabaya pada 1982.

Produk pertama yang dihasilkan adalah jenis Carbon Zinc dengan teknologi Paste Type dengan menggunakan Natural Manganese Dioxide (NMD) sebagai bahanbaku utama pada 1959. Seiring perkembangan teknologi, PT. International Chemical Industry menggunakan teknologi Paper Line Type dengan Electrolytic Manganese Dioxide (EMD) sebagai bahan baku utama yang lebih baik daripada NMD. Perusahaan ini pun tidak saja menghasilkan batu baterai, perusahaan ini juga sudah mampu mengembangkan teknologi dalam pembuatan sebagian besar mesin pemroduksi batu baterai sendiri.

Dengan meningkatnya kebutuhan alat elektronik yang menggunakan baterai AA size yang mempunyai Ampere (power) yang tinggi, maka pada tahun 1980-an PT. International Chemical Industry mengantisipasi permintaan pasar tersebut dengan mengimpor baterai jenis Alkaline. Melihat peluang ini, pada tahun 1990 PT. International Chemical Industry bekerja sama dengan FDK-Japan mendirikan pabrik baterai Alkaline yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan memproduksi baterai jenis Alkaline ukuran AA (LR6) dan AAA (LR03). Kebutuhan baterai jenis Alkaline di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat sangat pesat, sehingga di tahun 1996 PT. International Chemical Industry memutuskan untuk membuat sendiri baterai jenis Alkaline yang mutunya lebih baik dari sebelumnya.

Seiring dengan kebutuhan baterai agar sejalan dengan kemajuan jaman sekarang ini yang mana konsumen membutuhkan baterai yang bisa dipakai berulang kali, maka PT. International Chemical Industry memutuskan untuk membuat baterai Rechargeable jenis Ni-MH (Nickel Metal Hydride).

B. ULASAN
PT. International Chemical Industry sangat memperhatikan pada mutu produk yang dihasilkannya, tak hanya itu PT. International Chemical Industry juga sangat memperhatikan lingkungan kerja perusahaan. Ini diwujudkan oleh manajemen PT. International Chemical Industry dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Pada bulan Juli 1995 PT. International Chemical Industry berhasil mendapatkan sertifikat ISO 9002:1994 dari QAS (sekarang SAI Global) lembaga sertifikasi dari Australia, kemudian diperbaharui pada bulan Maret 2003 menjadi ISO 9001:2000 dari lembaga sertifikasi yang sama. Dan pada bulan Agustus 2009 diperbaharui lagi menjadi ISO 9001 :2008.

Semakin hari konsumen semakin sadar akan produk yang ramah lingkungan. PT. International Chemical Industry juga sangat peduli akan hal ini. Pada bulan Juni 2004 PT. International Chemical industry memperoleh Sertifikat ISO 14001:2000 untuk penerapan Sistem Manajemen Lingkungan dari SGS (Societe Generale de Surveillance) dan diperbaharui pada tahun 2005 menjadi ISO 14001 :2004, untuk memenuhi tuntutan masyarakat dunia akan produk yang ramah lingkungan.

PT. International Chemical Industry dapat dikatakan telah berhasil memodifikasi lingkungannya. Bukan hanya karena sudah tidak menggunakan bahan Mercury (Hg) dan Cadmium (Cd), tetapi PT. International Chemical Industry juga sudah mengelola limbah dan proses produksi sesuai dengan standar Sistem Manajemen Lingkungan. Salah satunya air limbah yang telah diolah digunakan kembali sebagai air untuk MCK (mandi cuci kakus) dan menyiram tanaman. Air limbah diproses dengan bahan kimia kemudian melalui proses penjernihan (flokulasi), selanjutnya air olahan tersebut melalui proses sedimentasi, dan kemudian air tersebut menjadi air bersih olahan IPAL yang kemudian didistribusikan ke berbagai tempat untuk digunakan kembali.

PT. Internationaal Chemical Industry telah menguasai sekitar 80% pangsa pasar batu baterai di Indonesia. Baterai yang diproduksi oleh PT. International Chemical Industry tidak hanya dijual di pasaran lokal tetapi telah menembus pasaran ekspor ke 60 negara di lima benua, antara lain negara: Amerika Serikat, Canada, Jepang, Australia dan beberapa negara di Eropa dan Afrika.
Di dalam negeri pemasaran dilakukan oleh distributor tunggal PT. Arta Boga Cemerlang dengan kantor cabang yang tersebar di 32 Propinsi dan dibantu para Agen-Agen meliputi daerah Sabang sampai Merauke. PT. International Chemical Industry melalui distributornya melakukan kerjasama dengan outlet/warung penjual produknya dengan menawarkan promo yang cukup menarik bagi mereka, seperti pemberian bonus penjualan.

PT. International Chemical Industry juga dipercaya oleh institusi lembaga ketahanan Nasional melalui serangkaian uji mutu yang sangat ketat untuk mensuplai kebutuhan baterai Alkaline di lingkungan TNI sejak tahun 2001. Perlu diketahui, batu baterai yang digunakan oleh TNI harus tahan lama dan tahan di segala medan dan cuaca. Ini tidaklah mudah, dengan menjaga dan meningkatkan mutu produk lah kepercayaan dari semua pihak diperoleh.

Tercapainya prestasi tersebut tak lepas dari kerja keras PT. International Chemical Industry untuk menghasilkan produk bermutu dan dengan harga yang cukup terjangkau, sehingga konsumen puas dan selalu setia menggunakan produknya, baik batu baterai Carbon Zinc maupun Alkaline. Sasaran selanjutnya adalah menjaga dan meningkatkan ekspor produk PT. International Chemical Industry di luar negeri.

Strategi untuk mencapainya dibutuhkan kerja sama intern perusahaan, antara pihak manajemen dengan karyawan, maupun kerjasama ekstern, antara perusahaan dengan pelanggan dan lingkungan serta perusahaan lain. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, PT. International Chemical Industry menyelenggarakan penyuluhan permesinan, pelatihan komputer, pelatihan Empower Man, dan penyuluhan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). PT. International Chemical Industry pun mempunyai program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengadakan kegiatan donor darah, peduli HIV/AIDS, tour bersama keluarga karyawan, dan perayaan Agustusan. PT. International Chemical Industry juga mengadakan undian berhadiah bagi konsumennya dengan tajuk Pesta Hadiah Baterai Luar Biasa yang berhadiah utama 1 Honda Jazz.

Untuk diketahui, batu baterai merek Sanyo untuk wilayah Asia Tenggara diproduksi oleh PT. International Chemical Industry yang memperoleh lisensi dari Perusahaan batu baterai Sanyo di Jepang. Untuk pasar luar negeri, pesaing terpotensial adalah produk-produk batu baterai buatan China yang menawarkan harga lebih murah namun kualitasnya masih dibawah batu baterai buatan PT. International Chemical Industry. Sebenarnya ini merupakan peluang bagi PT. International Chemical Industry untuk bersaing di pasar asing. Batu baterai buatan PT. International Chemical Industry pun pernah dipalsukan oleh perusahaan batu baterai China di luar negeri. Dan ini secara tidak langsung menunjukkan kepercayaan konsumen di luar negeri atas batu baterai buatan PT. International Chemical Industry.

Sasaran untuk Indonesia sekarang adalah memberi pemahaman kepada masyarakat untuk beralih dari batu baterai Carbon Zinc ke batu baterai Alkaline yang mempunyai daya lebih dibandingkan dengan batu baterai Carbon Zinc biasa. PT. International Chemical Industry akan lebih banyak mempromosikan batu baterai Alkaline namun tetap tidak meninggalkan batu baterai Carbon Zinc. PT. International Chemical Industry akhir-akhir ini semakin gencar mengiklankan batu baterai ABC Alkaline dengan tujuan masyarakat semakin mengenal batu baterai ABC Alkaline dan menggunakannya.

Baru-baru ini PT. International Chemical Industry meluncurkan produk terbarunya, ABC Rechargeable. Batu baterai ini ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan batu baterai lebih kuat dan tahan lama serta dapat diisi ulang. Batu baterai ini dijual beserta alat charger. Dengan inovasi produk dan strategi pemasaran bertumpu pada mutu produk inilah PT. International Chemical Industry mampu memimpin dan mempertahankan pangsa pasar yang dikuasainya di Indonesia. Untuk pangsa pasar luar negeri PT. International Chemical Industry sudah siap untuk bersaing dengan produk lain. Sempat disinggung pula bahwa PT. PLN juga merupakan pesaing bagi PT. International Chemical Industry. Sebab, dengan semakin majunya perkembangan listrik di Indonesia, konsumen yang dahulu masih sangat tergantung dengan batu baterai sebagai sumber daya bagi peralatan elektroniknya lambat laun sudah berpindah kepada listrik PLN. Namun dengan berkembang peralatan elektronik, akan meningkatkan kebutuhan akan batu baterai. Dan ini juga menjadi salah satu alasan diluncurkannya produk ABC Rechargeable.

C. KESIMPULAN
Dari ulasan di atas mengenai modifikasi lingkungan dan penyusunan strategi pemasaran oleh PT. International Chemical Industry untuk mencapai sasaran dapat disimpulkan bahwa penjagaan dan peningkatan mutu produk merupakan faktor utama untuk meraih kepercayaan konsumen. Perusahaan yang peduli akan lingkungannya, lingkungan kerja karyawan maupun lingkungan masyarakat, akan lebih disukai oleh konsumennya, sebab konsumen sekarang semakin sadar akan lingkungan. Inovasi produk sesuai apa yang dibutuhkan konsumen menjadi penting untuk tetap menjaga kesetiaan konsumen, sebab apa yang dibutuhkan konsumen mampu terpenuhi oleh perusahaan. Kegiatan promosi melalui iklan maupun program undian berhadiah menjadi cara wajib untuk merangsang konsumen selalu menggunakan produk PT. International Chemical Industry.

Melakukan kerja sama dengan outlet/warung penjual produk PT. International Chemical Industry sangat vital, tanpa mereka konsumen tidak akan bias memperoleh produk PT. International Chemical Inddustry. Melakukan ekspansi pasar ke luar negeri sangat tepat dilakukan PT. International Chemical Industry. Semakin berkembangnya globalisasi membuka peluang bagi semua perusahaan untuk bersaing, tak terkecuali PT. International Chemical Industry yang telah memiliki semua sumber daya pendukung dengan kualitas internasional. Terlebih PT. International Chemical Industry telah memiliki lisensi untuk memproduksi batu baterai Sanyo untuk wilayah Asia Tenggara. Sebenarnya PT. International Chemical Industry juga menerima pesanan pembuatan batu baterai dari perusahaan luar negeri, namun masih menggunakan merek dagang produk asing tersebut.

Dewasa ini industri elektronik di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dari beberapa kategori industri elektronika, salah satu kategori industri elektronika potensial dan masih terus akan berkembang pesat di Indonesia adalah industri batu baterai Hal ini dapat terlihat dari tingkat permintaan batu baterai yang setiap tahunnya semakin meningkat. Peningkatan permintaan batu baterai memacu persaingan dalam industri ini menjadi semakin ketat. Masing-masing perusahaan bersaing dengan menonjolkan kekuatan untuk menguasai pangsa pasar. Salah satu perusahaan yang cukup potensial dalam industri ini adalah P&G dengan merek batu baterai alkaline Duracell. Berdasarkan hasil survei beberapa tahun terakhir batu baterai alkaline Duracell selalu berada pada posisi paling bawah dalam hal angka penjualan batu baterai di Indonesia. Hal ini diduga karena harga batu baterai alkaline Duracell yang dianggap kurang menarik oleh konsumen. Harga batu baterai alkaline Duracell dilihat dari segi daftar harga, diskon, dan potongan harga khusus.
Adapun penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran harga batu baterai alkaline Duracell, kemudian untuk mengetahui gambaran keputusan pembelian batu baterai alkaline Duracell dan pengaruh yang dirasakan pembeli batu baterai alkaline Duracell mengenai harga terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Adapun yang menjadi variabel bebas adalah harga sedangkan yang menjadi variabel terikatnya adalah keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik systematic random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana dengan menggunakan koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh harga terhadap keputusan pembelian adalah sebesar 56,2%. Hal ini berarti harga berpengaruh kuat terhadap keputusan pembelian. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar batu baterai alkaline Duracell dapat memberikan penawaran yang lebih menarik melalui harga yang disesuaikan dengan daya beli pelanggan Indonesia, sehingga dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar